Kapsul waktu




Hai,

Digio

Apa kabar?

Sepertinya aku sangat suka menanyakan kabarmu kepada siapapun

Andai saja bisa ku tanya langsung, maka nggak akan pernah aku mencari-cari orang yang mengenalimu, susah.., kamu nggak terkenal sama sekali.

Hehehe.

Digio,

Harapanku sih, semoga kamu tetap sehat. Kurangi makan es krim pas malam-malam, nanti kesehatanmu menurun.

.

Aku sehat kok

Kamu pasti juga menanyakan kabarku, bukan?

Oiya, kemarin secarik surat datang menyampaikan kabar nggak terduga, sepertinya aku akan pergi ke kota seberang untuk mengejar dia yang pernah ku ceritakan waktu kamu masih berdiri tegak dihadapanku. Dan karena itu, aku bahagia, lagi. Impian terindah itu, semoga menjelma dalam nyata.


Aku tahu, pasti akan lebih sulit untuk kita meluangkan waktu

Bahkan, kamu saja sering mengabaikan pesan dariku

Sebenarnya, hal yang kamu lakukan ini sama saja seperti nggak menganggapku manusia

Kamu seperti nggak pernah mengenalku

Hei,

Aku ini hidup, di masa lampaumu aku hidup mengelilingi keseharianmu, kamu mengenalku dengan baik.

Dan,

Untuk pengalaman yang akan ku cari esok, kapan-kapan pasti akan ku ceritakan beserta pengalaman lalu yang telah menumpuk, kecewa, bahagia, aku akan meyakinkanmu kalau aku ini memang manusia.

Akan ku ceritakan ketika jumpa nanti.

Digio,

Nampaknya aku nggak ada beban lagi, aku tumbuh menjadi lebih kuat disini. Kota seberang telah mengajariku dengan sederhana, menjadikan aku manusia yang sebenarnya walau aku harus membayar mahal dulu, yaitu dengan menunggu.

Tapi, aku masih berharap doa darimu agar ragaku selalu kuat

.

.

.

Nb : Pesan dari kota seberang

Komentar

Postingan populer dari blog ini