SURAT TERBUKA

Yang Aneh Itu Kamu



Berjuang dulu, iya.., jangan malas!!!



Siapa yang mengatakan kepadaku bahwa kamu mirip iblis?

Sungguh, mereka itu pembual ulung, walau sejatinya sudah kuterangkan berkali-kali bahwa kamu itu mutiara tapi berwujud upil. Hehehe.

Denger nih, meskipun kamu nyempil, sembunyi, jauh, yakin aja.., kamu pasti kutemukan, Raja Upil.

Aneh, 'kan?

Sudah.

Kekebalan otak dan tamengku sudah dalam titik sempurna, biar saja kamu bolak-balik dan berseliweran didepan mataku, sungguhlah pendirianku tak akan goyah. sungguh, kali ini aku tak membual.

Kalau dipikir terlampau jauh, ternyata yang aneh itu kamu.

Pernah pergi sampai hatiku membengkak setiap hari, lihat aja.

Doa ku selalu bertarung dilangit, biar penguasa alam memegangiku, biar Dia meneguhkan pendirianku. Dia tak membiarkan aku jatuh.


Dan,

Setelah aku hampir sembuh, kamu malah datang dengan versimu yang lebih baik. Aku tanya deh?, enak nggak sih jadi kamu?, makhluk aneh?

Dulu, diksi "Aku Ingin Berdua Denganmu" sangat menjadi tujuan utamaku..,

wuihh..,

Gara-gara kamu aku sekarang tertelungkup dalam konteks masalalu, nggak ada yang berani beradu kecuali damaiku.

Sungguh, kemarin sudah kukatakan bahwa tugasku hanyalah menunggu, siapapun yang sudi merekatkan kepingan yang menganga itu.

Nanti akan kucoba menunggu 10 bulan, dan membiarkan siluetmu terlupakan perlahan. Siapapun, dengar baik-baik!

Akan kutunggu 10 bulan kedepan, biarlah Si Digio selalu berseliweran, tapi jalanku telah buntu untuk meluruskannya. Ingat iya.., 10 bulan. Kamu harus datang!


Kamu yang aneh

Dari aku


NB : Surat Ini Diketik Untuk Tidak Dilupakan

Komentar

@MerakiEunoia01 mengatakan…
Aku kurang faham dengan alur pikiranmu. Tapi ganbare!, jadilah tsupparu yang handal, muehehehe

Postingan populer dari blog ini